Alhamdulillah...tahun ini Mama sudah diberi kesempatan oleh Allah untuk mengunjungi tanah suci, Umroh ke Baitulllah. Bersama Ayah, Kak Lulu, Mas Subi, Ibu mertua Kak Lulu yang sekaligus Ibunda Mas Subi, dan Pak Dede, saudara dari keluarga Mas Subi. Perjalanan yang dilakukan mulai dari tanggal 28 Juni kemarin dan kembali tanggal 5 Juli hari ini. Sekarang aku serta kakak, adik dan keponakanku sedang menunggu kepulangan beliau-beliau itu, Insyaallah malam ini tiba di bandara Soekarno - Hatta.
Semua catatan ini sudah pernah di-posting di opaytwo.multiply.com Berhubung ada perubahan kebijakan tentang dunia per-blog-an di multiply, maka Saya segera memindahkan segala bentuk catatan yang pernah saya buat ke sini. Di sini. Dan saya hanya dapat mengucapkan "Selamat Menikmati" segala isi yang tersaji ^_^
Kamis, 05 Juli 2012
Catatan Sedikit (selama) Perjalanan Umroh Mama
Alhamdulillah...tahun ini Mama sudah diberi kesempatan oleh Allah untuk mengunjungi tanah suci, Umroh ke Baitulllah. Bersama Ayah, Kak Lulu, Mas Subi, Ibu mertua Kak Lulu yang sekaligus Ibunda Mas Subi, dan Pak Dede, saudara dari keluarga Mas Subi. Perjalanan yang dilakukan mulai dari tanggal 28 Juni kemarin dan kembali tanggal 5 Juli hari ini. Sekarang aku serta kakak, adik dan keponakanku sedang menunggu kepulangan beliau-beliau itu, Insyaallah malam ini tiba di bandara Soekarno - Hatta.
Minggu, 01 Juli 2012
Sabtu, 30 Juni 2012
Jumat, 29 Juni 2012
Surya Kencana, Kembali pada Cinta Pertama 2
Gunung Putri, 2 Juni 2012
Selamat pagi mentari yang berseri. Hari ini kami akan memulai pendakian. Menikmati alam dengan berjuta nyanyian. Menikmati kebersamaan dan indahnya persahabatan.
Sebelumnya kami menyempatkan untuk packing ulang, meninggalkan barang yang sekiranya tak diperlukan dan sarapan pagi. Oh ya..kawan kami yang satu lagi pun sudah datang. Cebe. Malahan Ia sudah bergabung dengan kawan-kawan lain yang sudah standby. Panitia mulai bergerilya untuk sekedar menyapa sekaligus memastikan pesertanya sudah tiba semua. Pita berwana pink ceria sebagai tanda tak lupa dibagikan agar mudah dikenali dalam rombongan. “Letakkan pada tempat yang mudah terlihat!”, begitu serunya.
Selamat pagi mentari yang berseri. Hari ini kami akan memulai pendakian. Menikmati alam dengan berjuta nyanyian. Menikmati kebersamaan dan indahnya persahabatan.
Sebelumnya kami menyempatkan untuk packing ulang, meninggalkan barang yang sekiranya tak diperlukan dan sarapan pagi. Oh ya..kawan kami yang satu lagi pun sudah datang. Cebe. Malahan Ia sudah bergabung dengan kawan-kawan lain yang sudah standby. Panitia mulai bergerilya untuk sekedar menyapa sekaligus memastikan pesertanya sudah tiba semua. Pita berwana pink ceria sebagai tanda tak lupa dibagikan agar mudah dikenali dalam rombongan. “Letakkan pada tempat yang mudah terlihat!”, begitu serunya.
Surya Kencana, Kembali pada Cinta Pertama 1
Masih ingat gunung apa yang pertama kali kamu daki? Ingatlah pastinya :D
Karena biasanya untuk kata pertama, akan selalu diingat kan?benar kan?
Ya...dengan pertama akan ada kedua, ketiga, dan seterusnya atau bahkan tidak akan pernah ada kedua, ketiga dan seterusnya. Tergantung bagaimana permulaannya.
Pertama kali aku mengenal atau dikenalkan atau memaksa untuk kenal dengan kegiatan mendaki gunung yaitu ke gunung Gede, dengan ketinggian ±2.958 mdpl. Saat itu sekitar tahun 2007 aku memaksa minta dikenalkan untuk mengenal kegiatan mendaki kepada sahabat-sahabatku yang lebih dulu tahu ketimbang aku. Sebagai perkenalan, dikenalkanlah aku dengan gunung Gede. Kami mendaki melalui jalur gunung Putri. Wew... mengingat kembali perjalanan itu membuatku menarik nafas panjang dan menghembuskannya perlahan.
Karena biasanya untuk kata pertama, akan selalu diingat kan?benar kan?
Ya...dengan pertama akan ada kedua, ketiga, dan seterusnya atau bahkan tidak akan pernah ada kedua, ketiga dan seterusnya. Tergantung bagaimana permulaannya.
Pertama kali aku mengenal atau dikenalkan atau memaksa untuk kenal dengan kegiatan mendaki gunung yaitu ke gunung Gede, dengan ketinggian ±2.958 mdpl. Saat itu sekitar tahun 2007 aku memaksa minta dikenalkan untuk mengenal kegiatan mendaki kepada sahabat-sahabatku yang lebih dulu tahu ketimbang aku. Sebagai perkenalan, dikenalkanlah aku dengan gunung Gede. Kami mendaki melalui jalur gunung Putri. Wew... mengingat kembali perjalanan itu membuatku menarik nafas panjang dan menghembuskannya perlahan.
Minggu, 17 Juni 2012
(Kopdar) Siang-siang Makan di Gubug Udang, Cibubur
Meskipun MP ku tidak populer karena yang berkunjung bisa dibilang L4 (loe lagi loe lagi), tapi aku nyaman menjadi penghuni MP. Populer di sini maksudnya banyak yang berkunjung, banyak yang komen, dan banyak melakukan interaksi dengan penghuni MP baik online maupun offline. Tak masalah, toh aku pun juga jarang-jarang posting.
Senin, 11 Juni 2012
Fettucine Goreng
Description:
Dikira Mama spagetty. Walau sempat bingung awalnya kenapa bentuknya berbeda? tapi diabaikan saja, tetap pasta kering itu yang diambil Mama.
Mama tidak suka masak pasta, karena gaya masak mama ala Indonesia. Tapi tidak suka memasak bukan berati tidak suka memakannya. Apalagi kalau aku sendiri yang memasaknya.hehe :D
Aku pun belum pernah mengolah fettucine. Coba tanya ke mbah google, beragam betul resep yang ditawarkan tapi setelah aku minta persetujuan Mama, beliau langsung menolaknya. Jangan yang macam-macam, nanti ga dimakan!
Olahan masakan menggunakan keju, susu, atau bahan makanan yang tidak biasa menurut Mama, langsung ditolaknya.
Baiklah..ternyata ga perlu susah-susah, akhirnya aku masak saja menggunakan bumbu mie goreng. Walaupun tidak habis dalam sekejap karena banyak, masakanku kali ini cukup menantang :D
Selasa, 08 Mei 2012
Jalan-Jalan Santai, Wisata Keluarga ke Kebun Raya, Bogor
Memanfaatkan liburan tanggal merah, 6 Mei 2012, yang bertepatan dengan perayaan Waisak Tahun 2556 (menurut kalender)
Jarang-jarang malah ga pernah temen kerja se-tim bisa libur sama-sama kayak gini. Karena jadwal masuk kami selalu digilir bergantian, jadi rencana liburan bareng-bareng biasanya cuma jadi obrolan sore-sore di waktu lenggang. Tapi Alhamdulillah..akhirnya kesampaian juga. Walaupun ada satu yang ga ikut, karena sedang ga enak badan, maklum sedang hamil muda.
Kebun Raya Bogor kami pilih sebagi tujuan wisata. Piknik.
Bawa masakan dari rumah. Bawa nasi masing-masing. Lauknya aku kedapatan bawa sambel. Mba erma bawa sayur asem dan tempe goreng. Rina bawa ceker balado. Dan yang lainnya bawa cemilan-cemilan, kripik, biskuit, permen.
Seruuu..... sambil gelar alas plastik untuk tempat kami duduk-duduk di taman hijau yang luaaass banget. Buat permainan sederhana untuk memeriahkan suasana. Canda dan tawa pastinya ada.
Menikmati sejuknya kebun raya Bogor dengan pohon-pohon besar yang menjulang, istana yang megah di seberang danau, dan hujan yang membasahkan. Dan kesemuanya itu diabadikan dalam gambar dan memori ingatan. Menjadi kenangan yang menyenangkan.
Terimakasih kawan untuk kebersamaannya.
*next destination...Ragunan. Insyaallah :)
Jumat, 23 Maret 2012
Surat Cinta Ku yang Pertama
(Dengan suara yang gembira) HAPPY LONG WEEKEND.....bagi yang merayakannya (berubah menjadi suara yang melemah),huhu..karena saya harus tetap kembali bekerja di hari Sabtu yang cerah ini 
Suasana kantor masih terlihat sepi. Bukan karena masih pagi, melainkan banyak yang libur dihari ini. Kenapa pula aku masuk? hehe
Setelah lusa kemarin Siti resign, rekan kerjaku yang duduk persis di sebelah kanan bilik kerjaku, maka mulai hari ini dan seterusnya Siti tidak akan masuk kerja lagi (ya iyaalaaahh...hehe).
Sesampainya aku di bilik kerjaku, mataku langsung tertuju pada sebuah agenda di sudut meja. Aku tahu persis, itu milik Siti, yang berisikan catatan-catatan nomor telepon penting. Sengaja ditinggalkan sepertinya, karena saat terakhir aku meninggalkan meja itu tidak ada. untukku?
Kubuka layar laptop kerjaku, dan kembali mataku tertuju pada secarik kertas berisikan tulisan yang diselipkan diantaranya. Aku terdiam. Sebuah ungkapan yang tak sadar membuat mataku berkaca. Sebuah surat cinta ku yang pertama

Suasana kantor masih terlihat sepi. Bukan karena masih pagi, melainkan banyak yang libur dihari ini. Kenapa pula aku masuk? hehe
Setelah lusa kemarin Siti resign, rekan kerjaku yang duduk persis di sebelah kanan bilik kerjaku, maka mulai hari ini dan seterusnya Siti tidak akan masuk kerja lagi (ya iyaalaaahh...hehe).
Sesampainya aku di bilik kerjaku, mataku langsung tertuju pada sebuah agenda di sudut meja. Aku tahu persis, itu milik Siti, yang berisikan catatan-catatan nomor telepon penting. Sengaja ditinggalkan sepertinya, karena saat terakhir aku meninggalkan meja itu tidak ada. untukku?
Kubuka layar laptop kerjaku, dan kembali mataku tertuju pada secarik kertas berisikan tulisan yang diselipkan diantaranya. Aku terdiam. Sebuah ungkapan yang tak sadar membuat mataku berkaca. Sebuah surat cinta ku yang pertama
Rabu, 29 Februari 2012
Menggilalah Anda @Training Of Trainer

Sejak pagi-pagi sekali, hujan terus mengguyur hari Minggu ini. Sempurnalah sudah rasa malas untuk segera beranjak dari kamar. Inginnya tidur lagi sampai siang, kesempatan yang jarang aku dapatkan. Namun tidak jadi kulakukan karena hari ini ada agenda Training Of Trainer dari komunitas bRANTAI yang rasanya sayang untuk dilewatkan. Akan ada pelatihan yang disajikan dalam bentuk yang menyenangkan, mudah-mudahan tidak bosan.
Meskipun berangkat dari rumah sudah lebih siang, tapi karena baru saja selesai hujan, maka jalanan masih lengang. Hujan yang turun merata, membuat acara mundur tidak sesuai jadwal, dan itu termaafkan. Ramah tamah dengan para anggota yang sebagian besar sudah kukenal sebelumnya mengawali acara hari ini. Awal yang menyenangkan :D
Training of Trainer adalah agenda dari divisi Pengembangan Anggota komunitas bRANTAI. Pelatihan yang berisikan materi games untuk outing, leadership dan public speaking.
Dipandu oleh Kak Doni, dimana semua peserta diajak menggila, dengan kalimat sakti yang diucapkan “MENGGILALAH ANDA”
Saling berbagi pengalaman dan ilmu tanpa harus malu karena kami semua dalam proses belajar. Masing-masing kami mendapat giliran untuk bicara di depan. Akan menjadi sulit saat hal itu jarang dilakukan. Jadi bisa karena biasa, itu saja mantranya.
Bukan hanya Kak Doni yang menumpahkan segenap kemampuan untuk dapat kami “curi”, ada Kak Yasin, Kak Sentot, Kak Mulyana, Kak Agus, Kak Hafiz, Kak Isa, Kak Rini, Kak Lisa, Kak Ozi, Kak Anang, dan Kakak-kakak yang lainnya yang saling mengisi dan berbagi.
Terimakasih kawan untuk pengalaman yang menyenangkan. Semoga bermanfaat apa yang telah kita dapatkan. Salam sukses.
Bumi Perkemahan Ragunan
Minggu, 19 Februari 2012
-Faidah-
pict. komunitas bRANTAI
Rabu, 11 Januari 2012
Galunggung, Menghabiskan Tahun (3)

Kawah Galunggung, hari pertama di tahun 2012
Selamat pagiiiiii…. Kuucapkan kepada diriku sendiri. Sedangkan yang lain masih tertidur, berteman kabut pagi yang turun bersama embun. Aku masih enggan beranjak dari dalam tenda, karena di luar sana dingin masih ada. Dengan menggunakan air seadanya, aku basuh muka, tangan dan kaki untuk bersuci, dan segera menunaikan kewajiban.
Senin, 09 Januari 2012
Galunggung, Menghabiskan Tahun (2)
Hujan sudah reda, dan aktifitas kembali menggeliat. Anak-anak tangga kembali dipenuhi pengunjung yang ingin mencapai puncak kawah. Dan kami pun menyiapkan diri untuk melanjutkan perjalanan yang terhenti.

Kami memilih tidak melalui tangga, melainkan jalur pasir yang tidak landai. Pasir hitam dan basah menjadi perjalanan yang mengasyikkan. Ditambah lagi pemandangan yang terhampar dari ketinggian tempat kami berdiri. Hijau pegunungan sejauh mata memandang mengelilingi kami. Beberapa air terjun yang meluncur di sela-sela tebing tak kalah mengagumkan. Subhanallah, sungguh indah ciptaan Mu Tuhan.
Kami memilih tidak melalui tangga, melainkan jalur pasir yang tidak landai. Pasir hitam dan basah menjadi perjalanan yang mengasyikkan. Ditambah lagi pemandangan yang terhampar dari ketinggian tempat kami berdiri. Hijau pegunungan sejauh mata memandang mengelilingi kami. Beberapa air terjun yang meluncur di sela-sela tebing tak kalah mengagumkan. Subhanallah, sungguh indah ciptaan Mu Tuhan.
Jumat, 06 Januari 2012
Galunggung, Menghabiskan Tahun (1)
Bukan suatu keharusan apalagi kewajiban menghabiskan hari di penghujung tahun dengan suatu kegiatan. Bebas. Apa saja boleh dilakukan. Mau jalan-jalan, makan-makan, atau tidur bahkan berdiam sekalipun itu semua pilihan. Tak ada aturan yang mengharuskan begini atau begitu. Bagiku, akhir tahun adalah waktunya aku harus mengganti kalender meja kerjaku. Huh..tapi sayang, belum ada yang gratisan. Hehe
Menjadi sesuatu yang sangat menyenangkan saat memo liburan diumumkan. Aku yang tadinya harus tetap bekerja di penghujung tahun 2011, akhirnya bisa membuat rencana dadakan untuk liburan. Aku memilih ikut rombongan kawan yang akan ke Gunung Galunggung. Alhamdulillah… sesuatu
Kamis, 22 Desember 2011
E-book Challenge is Failed
Sekarang sudah hari keenam dari tujuh hari waktu yang diberikan untuk menyelesaian tantangan. E-book challenge. Sementara aku baru bisa menyelesaiakan dua dari empat karya tetralogi Ilana Tan, “Summer in Seoul.pdf” dan “Autumn in Paris.pdf”. File ketiga baru saja dimulai, “Winter in Tokyo.pdf”. Dan file keempat masih menunggu giliran, “Spring in London.pdf”
Selasa, 13 Desember 2011
Dukaku Padamu Kawan
Ya Allah... tanpa sadar sudut mata ini mengalir bening air. Seketika aku kembali ke beberapa waktu lalu. Saat aku tau, aku boleh merepotkanmu. Merepotkan untuk urusan pekerjaan, karena kamu manjadi trainerku. Teringat bagaimana caramu menjelaskan mengenai fitur-fitur unggulan produk yang kita pegang.
Aku bertanya banyak sekali, tanpa terkecuali. Ini dan itu. Dengan sabar dan sedikit nyeleneh kamu jawab meskipun tidak panjang lebar. Dan aku kurang puas dengan jawabanmu Pak :D
Tau kah kau kawan, Aku kehilangan saat icon hijau di sudut layar ku berkedip, namun tak ada namamu online di sana.
"Beliau sakit" berita itu yang aku tau dari rekan kerjamu, rekan kerjaku.
Aku beberapa kali terus menanyai keberadaanmu. Aku ingin mengganggumu dengan banyak pertanyaan yang aku sendiri ga ngerti apa maksudnya, makanya aku bertanya,hehe
“maksudnya apa mba e? klo nanya mbok ya yg jelas, jangan asal copas aja dari konsumen, pahamin dulu apa maunya” tegurmu pada suatu waktu :D
Hari ini berita duka itu muncul dari layar tempat kita berbincang. Kau telah dipanggil Tuhan. Tak banyak kenangan memang, karena kita baru bertemu sebentar, itu pun baru beberapa kali. Hanya dunia maya yang sebagai media kita.
Selamat jalan kawan. Aku merasa kehilangan. Semoga segala amal kebaikanmu diterima Allah SWT. Ilmu yang kau berikan kepadaku saat diskusi-diskusi kecil dulu, sangat bermanfaat untuk menunjang kerjaku sampai saat ini.
Selamat jalan Pak Oky Novaldianto Ismail :)

Rabu, 07 Desember 2011
Senin, 31 Oktober 2011
Kemping Ceria @pulau Tidung
Berawal dari weekend yang belum ada rencana apa-apa dan kemana-mana, jadi aja tawaran Sigit, temen sekantor, nge-camp di Pulau Tidung aku IYA-kan tanpa fikir panjang. Sehari sebelumnya.
Pagi-pagi benar aku dan beberapa kawan sudah berkumpul di dermaga Muara Angke biar tak ketinggalan kapal untuk menyebrang pulau. Walah..setelah semua berkumpul, ternyata kawan-kawannya seperjalanannya selain dari teman sekantor, mereka adalah kawan-kawan yang pernah dalam satu acara juga di JPers On 7 beberapa waktu lalu. Baiklah…mari kita liburan. Hilangkan segala kepenatan.
Pagi-pagi benar aku dan beberapa kawan sudah berkumpul di dermaga Muara Angke biar tak ketinggalan kapal untuk menyebrang pulau. Walah..setelah semua berkumpul, ternyata kawan-kawannya seperjalanannya selain dari teman sekantor, mereka adalah kawan-kawan yang pernah dalam satu acara juga di JPers On 7 beberapa waktu lalu. Baiklah…mari kita liburan. Hilangkan segala kepenatan.
Sabtu, 22 Oktober 2011
Kejutan Istimewa Kedua di Tanggal Dua Dua
Di bulan kesepuluh, saat tanggal berubah menjadi sama. Dua dua. Tak menyiapkan apa-apa selain doa terbaik di sisa waktu yang masih tersisa. Mencoba mengali makna jiwa yang telah mengisi dunia. Banyak tanya yang terlontar pada diri yang masih saja sering terlupa.
Aku siapa?
***

Malam menjelang dua dua. Aku yang sudah terlalu lelah, hanya dapat pasrah ketika mata mulai susah sekali untuk dapat terjaga. Aku yang berencana akan bermesra pada yang Maha, bermanja dan mencurahkan segala isi hati larut terbawa mimpi. Aku tertidur sampai pagi. Aku siapa?
***

Rabu, 21 September 2011
Serba Serbi Kue Serabi
Tidak mudah melakukan sesuatu yang sebelumnya belum pernah dilakukan. Dan itu yang dinamakan tantangan. Seperti halnya aku mencoba membuat sebuah resep kue serabi, yang biasanya hanya tau bagaimana cara makannya tanpa tau bagaimana cara membuatnya.
Ini berawal dari seorang kawan yang ingin membuat “menu kejutan” pada acara kegiatan alam yang akan kami lakukan bulan depan. Insyaallah.
Semeru Fun Hiking (6)
Aku, Diana, dan Ragil menunggu kedatangan kawan-kawan yang lain. Penasaran mendengar cerita yang mereka bawa. Hingga akhirnya satu persatu datang dengan segala ekspresi yang mereka keluarkan. Ternyata dari semua orang yang berusaha menuju puncak, namun tidak semua berhasil mencapai puncak. Tidak berhasil? Belum berhasil. Suatu saat nanti, bisa dicoba lagi.
Di luar dari jam yang diperkirakan untuk semua bisa kembali ke tenda. Ucapan selamat terucapkan bagi kita semua yang telah berusaha. Puncak bukan segalanya, yang terpenting adalah kebersamaan kami semua.
Setelah dari Kalimati, kami berkemah lagi di Ranu Kumbolo. Tepat di bibir danau tenda kami dirikan. Masak-memasak kembali kami lakukan untuk memenuhi hak perut yang mulai berdendang. Menu nasi liwet, spageti, dan kering tempe menjadi hidangan yang menyenangkan. Di dalam tenda kami menghabiskan apa yang terhidang, tapi sayang tidak semua ikutan.
Joe, Diana, Adhi, Ragil, dan Komenk sudah mulai terlelap. Sementara Aku, Riri, Icha, Husin, Ayek, Bawing dan Cebe menikmati sisa malam kebersamaan dengan berbagi cerita dalam tenda. Ada tawa serta canda yang menjadikan suasana begitu hangat. Malam semakin pekat, dingin pun terus menyengat. Dan kami pun perlu beristirahat. Di dalam kantung tidur kami terlelap.
Ranu Kumbolo, 4 September 2011
Sinar jingga kembali kulihat. Ranu kumbolo yang semakin memikat. Kemilau pantulan mentari begitu hangat. Hingga ku tak ingin waktu berlalu dengan cepat.
Sisa musim kemarau bulan Juli-Agustus masih terasa.Suhu udara mencapai minus 0 derajat. Kondensasi embun yang menempel di tenda-tenda kami berubah menjadi kristal es menjadi sebuah pengalaman yang tak terlupakan.
Ranu Kumbolo adalah danau gunung yang berada di ketinggian 2.400 mdpl, dengan luas sekitar 14 hektar.Kalau melihat Ranu Kumbolo, maka seketika aku seperti kembali pada beberapa tahun lalu, dimana saat diminta melukiskan pemandangan maka dengan sangat lancar tangan kanan akan menggoreskan pensil membentuk dua lengkungan. Di tengahnya terdapat lengkungan kecil yang menggambarkan seolah-olah itu matahari. Ya..seperti itulah tampilan Ranu Kumbolo jika dilihat dari sisi barat.
Ceremony kedua kami lakukan di sini. Berhubung suasananya masih lebaran-an, maka kami melakukan sesi foto-foto dengan menggunakan dress code busana muslim yang telah kami siapkan.
Foto-foto sudah. Sarapan pagi pun sudah meskipun cuma menu seadanya, menghabiskan bahan makanan yang kami bawa. Dan sekarang waktunya melanjutkan perjalanan kembali pulang.
Matahari terus beranjak dari peraduan, sehingga mengharuskan kami untuk segera bergegas meninggalkan tempat seindah ini agar tidak terlalu sore sampai di Ranu Pani.
Lagi-lagi aku menjadi bagian tim yang tertinggal di belakang, bersama Komenk, Cb, Ayek, dan Diana. Memang beban sudah berkurang, tapi ada hal lain yang mengharuskan kami berjalan agak sedikit pelan. Kondisi Diana belum pulih benar, sehingga kami mencoba menyamakan langkah agar dapat sekalian menjaga kalau terjadi apa-apa.
Di tengah jalur kami menemukan sisa kebakaran hutan. Asap putih dan batang kayu serta ranting yang telah berubah menjadi arang hitam. Mungkin kejadiannya malam. Semoga tidak berkelanjutan.
Alhamdulillah, kami semua sampai di Ranu Pani sesuai dengan tenggat waktu yang diperkirakan. Tak kekurangan satu apapun. Riri yang sudah sampai lebih dulu telah berhasil menyewa jip untuk kami pulang. Hhmm.. rasanya kami belum ingin pulang, masih ada waktu libur yang sayang untuk dilewatkan.
Tim Semeru Fun Hiking utuh kembali seperti awal keberangkatan, 20 orang. Kami menuju Bromo dan menginap semalam di Cemoro Lawang sebelum benar-benar kembali pulang ke Jakartaku tersayang. Menikmati kebersaman yang akan menjadi kenangan.
Waktu berlalu begitu singkat, namun banyak kenangan yang didapat. Kenangan yang tercipta akan menambah warna yang semakin indah di tiap jejak-jejak langkah kita. Terimakasih Tuhan atas segala karunia yang telah Engkau berikan.
Menambahkan sedikit catatan lagi, aku ingin mengucapkan maaf dan terimakasih kepada:
- Kedua orang tua ku. Terimakasih atas kepercayaan yang telah diberikan, maaf aku pergi di hari lebaran. Baru kali ini deh perasaan
- Kakak-kakak, adik, dan saudara-saudaraku sekalian, kita sudah saling berjabat tangan meskipun hanya sebentar. Lov u all
- Ebeh, my partner. Maap ya jeung, kerjaanmu melimpah, tapi semua lancar jaya kan? Tak ada masalah? hehe
- Neng Siti, tetangga aku. Makasih ya neng, udah ngasih support. Ternyata cutinya di- acc juga euy,haha
- Riri, Diana, Joe, dan Icha. Makasih kawans, kalian memang dahsyat lah. Joe, ajarin aku bikin donat dunk!!! Diana, klo sekarang mah udah sembuh ya Di? Riri, ini adalah perjalanan keduaku bersamamu, makasih riri
- Adhi, Bawink, Asep, Husin. Salam kenal ya bro, tapi kenapa berasa udah akrab bener ya, huhuhu SKSD
- Komenk alias Ridwan Taufik. Makasih sebanyak-banyaknya yaaaaaaa. Aahh..bingunglah mau nulis apa buat mu sobat.
- Cb alias Cerah berawan alias ii gitu ya namanya kalo ga salah inget, sang master chef. Butuh bimbingannya master!
- Ayek, ditunggu cerita-ceritanya tapi yang ga bikin kita ketawa ada ga?? Hehe :P
- Ragil. Hei...ternyata kita tetanggaan ya? mampir-mampir atuh gil. Oh ya... nanti kalau ditugasin lagi beli tiket, belinya yang bisa online aja ya, biar ga mesti dateng subuh
- Tim nya Heru, yang belum aku kenal semuanya. 7 orang kan ya? Yang aku inget ada Heru, Tri, Rudi, Abel, Silmi, Neng Aya, Omeng. Ups..itu udah 7 ya? Berarti aku udah kenal semuanya dung? Hehe
- Pokoknya aku terimakasih buat semuanya deh , yang aku ga bisa sebutin satu persatu di sini. Alhamdulillah misi kumplit. Dan semua berjalan sesuai rencana. Sesuatu banget yach (gubraks)
Akhirnya selesai juga. Terimakasih udah mau baca catatanku sampai selesai. Kalau mau kritik dan saran silakan (lha?)
Wassalam
-Faidah-
*Foto : Semeru Fun Hiking
Langganan:
Postingan (Atom)

